0wo71p5M3MBGMPs3gA9-3U_3V9k Memaknai Arti Hidup adalah Perjuangan | http://syahrial-siregar.blogspot.com/

Jumat, 18 Mei 2012

Memaknai Arti Hidup adalah Perjuangan

Benarkah Hidup adalah Perjuangan?

Banyak orang mengatakan bahwa hidup adalah perjuangan, berhenti berjuang artinya sudah tidak ingin hidup lagi. Ungkapan ini memang tidak berlebihan, kalau kita kembali ke masa awal kejadian manusia itu sendiri, memang tergambar jelas nilai perjuangan di sana.

Ribuan sperma berjuang untuk mendapatkan satu buah sel telur sehat untuk dibuahi yang selanjutnya sebagai cikal bakal kelahiran manusia itu sendiri. Itulah hakikat hidup, segalanya butuh apa yang dikatakan dengan perjuangan. Berjuang dapat diartikan sebagai upaya sungguh-sungguh yang dilakukan untuk mencapai sebuah tujuan.

Hidup memiliki orientasi dan tujuan yang juga perlu diperjuangkan. Orientasi yang dimaksud tak hanya yang bersifat sementara, yakni yang kita rasakan pada saat kita masih hidup. Kehidupan setelah hidup adalah keniscayaan yang diakui oleh setiap ummat beragama.

Untuk menuju kehidupan alam akhirat tersebut, manusia juga mutlak membutuhkan perjuangan. Itulah yang dimaksud bahwa hidup adalah perjuangan. Sejak lahir, saat hidup bahkan setelah kelak kita di alam akhirat, kita tetaplah perlu menjadi pejuang.


Macam-macam Perjuangan Hidup

Ada banyak hal dalam hidup ini yang perlu kita perjuangkan, inilah yang menjadi bukti nyata bahwa memang hidup adalah perjuangan. Hidup itu bukan sekedar menjadi penikmat atas segala karunia yang diciptakan Tuhan pada makhluk-Nya.

Manusia tak hanya bisa menjadi penadah segala pemberian Sang Pencipta, manusia perlu berusaha dan berjuang dalam menggapai apa-apa yang menjadi cita-cita dan harapan kehidupannya.

Berikut beberapa hal yang perlu diperjuangkan oleh kita sebagai manusia terkait dengan proses hidup yang kita jalani:

  1. Perjuangan untuk mendapatkan kebahagiaan hidup

    Kebahagiaan itu tak datang secara gratis. Kehadirannya perlu diperjuangkan. Kebahagiaan yang dimaksud tidak hanya sewaktu kita ada di dunia ini, tapi bagaimana kita juga mengupayakan perjuangan untuk mencapai kebahagiaan kelak di akhirat. Tentunya dengan menjadi hamba Tuhan yang senantiasa patuh dengan perintah-perintah-Nya.

    Kebahagiaan hidup tak selamanya diukur dengan materi, salah besar jika yang dimaksud hidup bahagia adalah kekayaan harta yang melimpah. Ketentraman batin sesungguhnya berpulang pada tingkat kesyukuran di hati kita masing-masing. Berjuang untuk menjadi sosok-sosok yang bersyukur memang sulit.

    Kebahagiaan hidup akan lahir jika kita mampu melatih diri menjadi pribadi-pribadi yang bersyukur dan tahu berterimakasih terhadap apa yang telah dianugerahkan Tuhan pada kita. Ingat bahwa hidup adalah perjuangan, tak ada yang mudah dalam hidup ini. 

  2. Perjuangan dalam mencukupi kebutuhan hidup

    Perjuangan yang akan sangat terasa sekali adalah perjuangan yang dilakukan dalam memenuhi kebutuhan hidup. Baik kebutuhan primer, sekunder maupun tersier. Perjuangan dalam menggapai dan meraih cita-cita juga termasuk ke dalam kecukupan hidup seseorang. Prestasi, jabatan, kedudukan, harta merupakan bagian dari perjuangan hidup yang satu ini.

    Namun demikian, keberhasilan kita dalam memperjuangkan kebutuhan hidup tak selamanya menjadi jaminan bahwa hasil perjuangan tersebut akan mengantarkan diri pada ruang-ruang kebahagiaan. Kuncinya adalah rasa syukur tadi, berjuanglah dengan rasa syukur, niscaya hidup ini akan kian terasa indah.

  3. Perjuangan untuk mencukupi kebutuhan setelah hidup

    Bekal kehidupan kita kelak di akhirat juga menjadi salah satu hal yang patut diperjuangkan dalam hidup sekarang ini. Jika kita terlupa mempersiapkannya, keberhasilan perjuangan hidup yang kita bangun di dunia ini tak akan ada artinya.

    Hidup adalah perjuangan yang tak pernah usai, bahkan setelah kehidupan di dunia ini usai. Persiapkanlah segala jenis bekal untuk kehidupan yang abadi kelak                                                                                                                                                                                                                                   sumber:  http://www.anneahira.com/    

0 komentar:

Poskan Komentar

di harapkan komentar para pembaca....

syahrial_siregar@yahoo.co.id. Diberdayakan oleh Blogger.

http:syahrialsiregar.blogspot.com/

http://syahrialdankeluarga.blogspot.com/

syahrial

siregar