0wo71p5M3MBGMPs3gA9-3U_3V9k JIKA AL QUR ‘AN BISA BICARA | http://syahrial-siregar.blogspot.com/

Minggu, 29 April 2012

JIKA AL QUR ‘AN BISA BICARA


BILA AL QUR ‘AN BISA BICARA !

Waktu engkau masih kanak-kanak kau laksana kawan sejatiku.
Dengan wudhu’ aku kau sentuh dalam keadaan suci
Aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari
Aku engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari
Setelah usai engkaupun selalu menciumku mesra

Sekarang engkau telah dewasa......
Nampaknya engkau telah tidak berminat lagi padaku....
Apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah......
Menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu
Atau menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja ?

Sekarang aku engkau simpan rapi sekali hingga kadang engkau lupa dimana menyimpannya
Aku sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu
Kadang kala aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa
Atau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syetan
Kini aku di atas lemari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.

Dulu ....... pagi-pagi ....... surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman
Sore harinya aku engkau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau .....
Sekarang ......pagi-pagi sambil minum kopi.......engkau baca Koran pagi atau nonton berita TV
Waktu senggang engkau sempatkan membaca buku karangan manusia
Sedangkan aku yang berisikan ayat –ayat yang datang dari Allah Yang Maha Perkasa
Engkau campakan, engkau abaikan dan engkau lupakan......

Waktu berangkat kerjapun kadang engkau lupa baca pembuka surah2ku (Basmalah)
Diperjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi
Tidak ada kaset yang berisikan ayat Alloh yang terdapat padaku di laci rumahmu
Sepanjang perjalanan radiomu selalu tertuju ke stasiun radio favoritmu
Aku tahu kalau itu bukan Stasiun Radio yang senantiasa melantunkan ayatku

Di meja belajarmu tidak ada aku untuk kau baca sebelum kau mulai belajar
Di rumahmupun kau putar musik favoritmu
Jarang sekali engkau putar ayat –ayatku melantun
E- mail dan Facebook temanmu yang ada ayat –ayatkupun kadang kau abaikan
Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu
Benarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar melupakanku

Bila malam tiba engkau tahan nongkrong berjam-jam di depan TV
Menonton pertandingan Liga Italia, musik atau film dan sinetron laga
Didepan Komputer berjam-jam engkau betah duduk
Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah.

Waktupun cepat berlalu... Aku menjadi semakin kusam dalam lemari
Mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin dimakan kutu
Seingatku hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali.

Itupun hanya beberapa lembar dariku
Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu
Engkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi setiap membacaku

Apakah koran, TV, Radio, Komputer, dapat memberimu pertolongan !!
Bila engkau dikubur sendirian menunggu sampai qiamat tiba
Enkau akan diperiksa oleh para Malaikat seluruhnya
Hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku engkau dapat selamat melaluinya

Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu .....
Setiap saat berlalu ...... kuranglah jatah umurmu .....
Dan akhirnya kubur senantiasa menunggu kedatangan...
Engkau masih bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktu
Apabila Malaikat Maut mengetuk pintu rumahmu

Bila Aku engkau baca selalu dan Engkau hayati ....
Dikuburmu nanti ......
Aku akang datang sebagai pemuda gagah nan tampan
Yang akan membantu engkau membela diri
Bukan koran yang kau baca yang akan membantumu
Dari perjalanan di alam akherat
Tapi akulah “Qur’an” kitab sucimu
Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu

Peganglah aku lagi ...... bacalah aku setiap hari
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci
Yang berasal dari Allah, Tuhan yang maha mengetahui.
Yang disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad Rasullullah

Keluarkan segera aku dari lemari atau lacimu
Jangan lupa bawa Al-qur’an yang ada ayatku dalam tasmu
Letakkan aku selalu didepan meja belajarmu
Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu

Sentuhlah aku kembali .....
Baca dan pelajari lagi aku ........
Setiap datangnya pagi dan sore hari.
Seperti dulu .... dulu sekali
Waktu engkau masih kecil lugu dan polos......
Disurau kecil kampungmu yang damai

Jangan aku engkau biarkan sendiri ......
Dalam bisu dan sepi ......

Maha Benar Allah, yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana


 sumber: http://telagapandan.blogspot.com/

0 komentar:

Poskan Komentar

di harapkan komentar para pembaca....

syahrial_siregar@yahoo.co.id. Diberdayakan oleh Blogger.

http:syahrialsiregar.blogspot.com/

http://syahrialdankeluarga.blogspot.com/

syahrial

siregar